Cara Budi Daya Ikan Koi

Cara budi daya koi yg baik dan berkualitas

Memilih indukan Untuk budi daya ikan koi

Memilih indukan memegang peranan penting dalam budidaya ikan koi.Indukan yg bagus secara genetis akan menghasilkan keturunan yg bagus.Selain keturunan atau sifat genetis,indukan koi harus memiliki ciri2 sebagai berikut :

  • Umur ikan sudah cukup matang,lebih dari 1 tahun
  • Memiliki jenis yg sama atau mendekati,misalnya kohaku dengan kohaku
  • Bentuk tubuh ideal,dari atas tampak seperti torpedo
  • Gaya berengang tenang dan seimbang
  • Warna cemerlang dan kontras
  • Sehat,gerakanya gesit tidak banyak diam di dasar kolam
  • Indukan jantan dan betina telah matang gonad

Pemijahan Ikan Koi

1. Tempat Pemijahan

Sebaiknya kolam pemijahan terbuat dari semen dan permukaannya dibplester.Hal ini untuk menjaga agar sisik ikan tidak rusak bila tetjadi gesekan saat proses pemijahan.Ukuran kolam variatif.,biasanya sekitar 3×6 meter dengan kedalaman 60 cm dan ketinggian air 40 cm.

Kolam harus memiliki saluran masuk dan keluar.Pada kedua saluran tersebut harus di pasang saringan halus.Tujuannya agar tidak ada hama pengganggu yg masuk ke kolam dan telur atau larva hasil pemijahan hanyut ke luar kolam.

Sebelum di isi air,kolam harus di jemur dan di keringkan terlebih dahulu.Gunanya untuk menghilangkan bibit penyakit yg mungkin ada di dalam kolam.Air yg di pergunakan untuk mengisi kolam hendaknya di endapkan terlebih dahulu min 24 jam.

  1. Ikan koi senang memnempelkan telurnya pada media yg ada dalam kolam.Oleh karena itu, sediakan kakaban yg terbuat dari ijuk atau bisa memanfaatkan tumbuhan air.Untuk memperkaya kadar oksigen pasang aerotor pada kolam pmijahan.

2.Proses Pemijahan

Setelah kolam pemijahan siap,masukan indukan ikan koi betina terlebih dahulu. Pemijahan biasanya berlangsung malam hari,sehingga induk betina bisa di masukan pada sore hari.Biarkwn induk betinw beradaptasi dengan kondisi kolam agar tidak stres.

Setelah 2 hingga 3 jam,indukan bisa di lepaskan di kolam pemijahan jumlah indukan jantan yg di masukan 3 hingga 5 ekor.Hal ini untuk menghindari kegagalan dalam pemijahan dan semua telur yg di keluarkan indukan betina bisa terbuahi.Sebenarnya bisa saja menggunakan hanya satu jantan apabila ukuran si jantan cukup besar.Namun resiko kegagalannya lebih tinggi.

Pemijahan biasanya berlangsung sekitar pukul 11 malam hingga dini hari sebelum matahari terbit.Selama masa itu akan terjadi aksi kejar-kejaran,dimana s8 betina alan menyprotkan telurnya pada kakaban.Setelah telur menempel indukan jantan akan menyemprotkan spermanya untuk membuahi telur tersebut.

Setelah proses pemijahan selesai, angkat indukan-indukan tersebut dari kolam pemijahan. Apabila indukan di biarkan di kolam di khawatirkan akan memakan telur-telur tetsebut. Biarkan telur-telur yg ada di kolam untuk menetas.

3.Penetasan Larva

Telur-telur yg menempel pada kakaban atau tanaman air harus terendam dalam air.Oleh karena itu berikan pemberat pada kakaban.Pada keadan normal,suhu sekitar 27-30 derajat celcius,telur akan menetas dalam waktu + 48 jam.jika suhu air terlampau dingin penetasan akan lama. Bila terlampau panas telur bisa membusuk.

Setelah telur menetas kakaban atau tanaman air bisa diangkat.Larva yg baru menetas masih menyimpan persediaan makanan yg bisa bertahan hingga 2-6 hari.Apabila persediaan makanan sudah habis burayak ikan koi mulai membutuhkan pakan.

Pakan yg bisa diberikan pada burayak umur 5 hari adalah kuning telur yg telah di rebus.Kemudian kuning telur tetsebi5 dilumatkan dan di campur dengan air.Perhatikan pemberian pakan jangan sampai berlebihan dan mengotori air kolam.Bila ada sisa pakan segerab dibersihkan

Berapa penangkar tifak menganjurkan pemberian pakan kuning telur karena mudah membuat kolam kotor dan menyebabkan kematian massal.Sebenarnya yg paling diinginkan burayak adalah pakan hidup.Oleh karena itu bisa di berikan kutu air(daphnia dan moina) yg telah disaring. Penyaringan kutu dilakukan hingga burayak berukuran 1 cm.

Bila sudah lebih besar bisa diberikan kutu yg tidak disaring atau udang artemia.Cacing sutera bisa di berikan bila ukuran burayak sudah mencapai 15cm.Pembetisn pakan tersebut berlangsung hingga burayak berumur 3 minggu.Setelah itu,ikan dipindahkan ke kolam pendederan.

4.Pendederan

Kolam pendederan adalah kolam untuk memelihara ikan koi hingga berumur 3 bulan. Pada umur ini biasanya ukuran koi telah mencapai 15 cm.Ukuran kolam 3×4 dengan kedalaman 40 cm bisa menampung 250-300 ekor anak ikan koi.

Pada fase ini, pelet sudah bisa di berikan sebagai pakan ikan.Berikan pelet berukuran kecil berukuran 250 mikton.Satu ons pelet cukup 1000 ekor ikan koi.Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari.Untuk membentuk warna berikan sesekali cacing sutera atau udang artemia.

Setelah anak ikan berumur 3 bulan,bisa di berikan pelet kasar sesuai takaran.Beri ikan pelet hingga ikan kenyang.Bila dala tempo 5 menit pakan tidak dimakan dan tersisa di kolam berarti ikan sudah kenyang.Pemberian pelet di lakukan 2-3kali sehari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *